Step by Step USN Kolaka ke Cyber Campus

2 02 2016

IMG_20151214_124256(1)IMG_20160121_084848_editCyber Campus bukan hal yang sulit. Hal ini dapat terpenuhi berkat dukungan manajemen puncak (top leader) dari institusi itu sendiri dalam hal ini Rektor USN Kolaka Bapak DR. Azhari, S.STP.,M.Si . Hal ini menjadi terobosan yang sangat dinantikan terhadap perubahan-perubahan yang tentu mendukung kegiatan operasional akademik dan manajemen organisasi.  Dengan peralatan dan Sumber Daya Manusia yang ada serta dukungan Bapak Prof. Onno W. Purbo (Pakar IT) dan Wilfridus Bambang Triady Handaya, ST.,M.Cs (etical hacker & digital forensic) selaku pembina Tim Teaching Fakultas Teknologi Informasi Universitas Sembilanbelas November Kolaka tentu memberikan roh tersendiri kearah perubahan tersebut. Peralihan inipun tidak berlangsung secara radikal namun proses step by step mulai dari rencana-rencana strategis yang perlu dilakukan sampai pada rencana taktis yang kesemuanya mengarah pada Sistem Informasi Enterprise yang Terintegrasi. Satu hal yang perlu kita ketahui bersama bahwa “Teknologi itu bukan untuk bikin susah, namun untuk memudahkan pekerjaan”.





Jurnal Ilmiah

30 06 2015

triple helix





FTI USN Kolaka Luncurkan Buku Informatika Terkait Dunia Penerbangan

10 04 2014

cover buku

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas segala curahan rahmat, taufik, hidayah, dan karunia-Nya, serta shalawat dan salam penulis haturkan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW sehingga dapat menyelesaikan buku berdasarkan hasil penelitian yang berjudul ” Manajemen Ground Handling Penerbangan Pesawat” dengan baik.

Beberapa waktu lalu dunia dihebohkan dengan terjadinya insiden hilanya pesawat B 777-200 milik maskapai Malaysia Airlines MH-370 yang membawa penumpang 239 dan 12 awak pesawat yang terdiri dari 12 kewarganegaraan. Read the rest of this entry »





Akhirnya USN Kolaka Menjadi Universitas Negeri Kedua di SULTRA

8 01 2013

rek

 

 

 

 

 

 

Jakarta — Angka Partisipasi Kasar (APK) peserta didik di perguruan tinggi sampai dengan 2012 adalah baru sebesar 27 persen. Artinya, masih terdapat 73 persen peserta didik usia 19-23 tahun yang harus diberikan pelayanan pendidikan tinggi. Dari 73 persen peserta didik tersebut, wilayah  terdepan, terluar, tertinggal (3T) Indonesia akan mendapat perhatian khusus. Hal ini dikatakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohamamad Nuh hari ini (3/1) di Jakarta.

Mohammad Nuh mengungkapkan, daerah 3T memiliki ciri khas khusus, dan tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat. “Kalau kita tidak kelihatan, mereka akan bertanya-tanya dimana pemerintah. Untuk itu kita harus hadir di tengah-tengah mereka,”  ujar Menteri Nuh. Read the rest of this entry »





Mantapkan Mutu Organisasi – Hindari Kepemimpinan Dominan

22 11 2011

Persaingan bebas dan ketat di dunia industri hingga pendidikan, perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), peningkatan pengetahuan konsumen, dan karyawan perusahaan, mendorong pelaku usaha yang memproduksi barang ataupun jasa mulai memperhitungkan faktor-faktor yang mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi untuk meningkatkan perolehan pendapatan/keuntungan, kepuasan layanan bagi konsumen, serta peningkatan kesejahteraan karyawan.

Mungkin kita pernah mendengar tentang sebuah perusahaan yang tumbuh dan berkembang dengan pesat, meraih banyak prestasi, keuntungan, memiliki banyak karyawan, dan pada saat berada di posisi puncak (top performance), tiba-tiba dinyatakan pailit karena tidak mampu membayar hutang atau gaji karyawan dengan layak hingga mem-PHK-kan karyawan ataupun menskorsing, saat manajemen diaudit terbukti banyak melakukan penyimpangan-penyimpangan.

Read the rest of this entry »





Perbedaan Sistem Informasi dan Teknik Informatika dengan Jurusan Lainnya

30 06 2011

Terkadang ada pertanyaan seperti ini bagi orang-orang yang baru mengenal komputer dan mau mengambil jurusan kuliah tentang teknologi informasi..

Apakah Sistem Informasi dan Teknik Informatika itu sama?

Read the rest of this entry »





Kapan Kabupaten Kolaka memiliki Sistem Informasi dan Teknologi Informasi..??

17 03 2011

Sebagai sebuah wilayah/daerah, Kabupaten Kolaka punya banyak aset (lahan pertanian, kawasan pertambangan, objek wisata, sekolah, usaha, dsb) dan banyak kegiatan atau transaksi (seorang penduduk lahir, mendaftar sekolah, membuka usaha, membeli harta, atau bahkan melanggar hukum seperti tidak membayar pajak, melanggar lalu lintas, sampai melakukan korupsi, dsb).

Semua itu harusnya dicatat secara terpadu. Seorang pelajar bersekolah, seorang pencari kerja memperoleh pekerjaan, seorang penduduk yang mungkin bepergian ke luar negeri, seorang warga membeli mobil, tanah, dan rumah, dicatat oleh masing-masing instansi. Informasi itu dapat dipakai untuk keperluan negara, misalnya memungut pajak secara adil kepada setiap orang, atau bahkan memberi layanan kepada warganya, misalnya memberi tunjangan hidup, layanan kesehatan, atau bea siswa dan lain-lain.

Dengan pemanfaatan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi ini yang biasa disebut Web Government atau saat ini dikenal dengan nama E-Government ini dapat diimplementasikan dalam berbagai cara dan dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan masyarakat atau pihak-pihak lain. Contohnya antara lain:

Read the rest of this entry »





Mari Bermimpi untuk Teknologi ILKOM (Sistem Informasi) di 2020!!

19 12 2010

Tujuh tahun, ya… sudah tujuh tahun (2003) saya lulus dari kampus saya dulu STMIK Dipanegara Makassar dan otomatis sedikit jarang bertemu dengan rekan-rekan teman saya waktu kuliah. Dan entah sudah berapa tahun saya berpisah dengan teman-teman SD, SMP dan SMA saya males menghitungnya.

Namun, hal ini bukan tentang lamanya saya berpisah dengan teman-teman. Ya, berpisah secara fisik ini adalah suatu kepastian yang harus kita jalani karena tuntutan keadaan masing-masing. Ada yang kuliah lagi (S2) ada yang kerja, ada yang pulang kampung dan bekerja di tempat asalnya mungkin juga mau mencalonkan diri jadi bupati di tempatnya.

Read the rest of this entry »





Potret Fenomena Pendidikan dan Harapan Masa Depan

17 03 2010

Rekan-rekan yang terhormat,
mari bersama kita renungkan masa depan pendidikan bagi anak bangsa saat ini, dan kita berharap untuk masa depan yang lebih baik.

Kapasitas perguruan tinggi yang tersedia pada saat ini, secara umum hanya dipenuhi oleh orang yang mampu secara ekonomi dan kemampuan akademis yang tinggi. Keterbatasan PTN yang ada, serta menjamurnya PTS di tanah air rasanya belum mampu menjawab kebutuhan tenaga profesional yang andal , bermutu tinggi dan mampu menjadi lokomotif pembangunan kesejahteraan bagi seluruh Warga Negara Republik Indonesia yang kita cintai bersama ini.

Fakta yang ada dihadapan kita saat ini adalah bahwa kualitas lulusan SLTA belum merata. Sejauh ini lulusan SLTA yang berada di pinggiran, hasilnya belum mampu bersaing dengan hasil lulusan di perkotaan khususnya kita di Prop. Sul-Tra

Read the rest of this entry »





Biaya Masuk PTN

17 03 2010

Rekan-rekan yang terhormat,
Betapa mahalnya biaya masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia. Berita itu di muat dalam koran suara pembaruan jogja. Masya allah, padahal dalam UUBHP, jelas ditulis bahwa minimal 20 % kursi PTN diperuntukkan kaum miskin, tetapi faktanya justru yang 20 % itu diberlakukan untuk testing seperti bagi UMPTN yang dulu sudah dilakukan dan mereka membayar sesuai standar uang kuliah yang ditetapkan pemerintah, sedang hampir 80 % melalui saringan khusus yang tentu membayar lebih mahal.
Bagi yang 20 % itu kapan kaum miskin dapat bersaing dengan mereka yang berasal dari kota besar dan mampu ikut bimbel, les privat dan keadaan lingkungan hidup mereka yang menunjang iklim belajar dengan baik. Ini merupakan suatu perlecehan terhadap ruh UU BHP yang ingin membuat 20 % itu murni buat kelompok marginal, dan yg 80% itu baru diberlakukan UMPTN dan jalur khusus.
Payah benar negeri kita ini, kalau kaum cendikiawan di PT saja sudah mengabaikan ruh dan cita – cita kemerdekaan yang di proklamasikan tanggal 17 agustus 1945, mau kemana lagi kita mengadu ?
Harapan wakil rakyat yang dituangkan dalam UU diabaikan, siapa lagi yang mampu mengatur negara yang anarkis ini ?

Qammaddin, S.Kom

March 15, 2010 at 5:31pm